Semua orang memiliki 24 jam dalam sehari. Gak ada yang punya 1 menit lebih banyak. Namun ada saja teman yang memiliki produktivitas tinggi dan mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dibanding yang lainnya, seakan-akan mereka bisa memperlambat waktu sesuka hati seperti Doctor Strange.

Dua orang dengan pekerjaan serupa, dengan skill dan pengetahuan yang seragam bisa memiliki tingkat produktivitas yang berbeda. Kok bisa?

Dari David Allen hingga James Clear, banyak alasan yang bisa menjelaskan kenapa seseorang bisa kurang produktif. Namun umumnya mereka berakar dari satu hal: tujuan yang belum jelas, akhirnya persiapan pun juga kurang.

“Mulai dengan akhir dalam pikiran” menempati urutan pertama dari “7 Kebiasaan Orang Sangat Efektif” bukan tanpa alasan. Dengan memiliki tujuan akhir atau goals di awal, Anda sudah memiliki satu-satunya hal yang wajib ada untuk melipatgandakan produktivitas Anda. Mata Anda sudah tertuju pada satu arah.

Selanjutnya adalah perencanaan. Memiliki tujuan dan rencana yang jelas adalah senjata rahasia Anda untuk memperbaiki hubungan, keuangan, hingga nasib hidup Anda.

Di bawah ini adalah beberapa tips yang kami telah kami coba dan nilai sangat berguna untuk Anda:

  1. Matikan notifikasi: Untuk semua media sosial, termasuk WhatsApp. Seringkali notifikasi tersebut memecah konsentrasi, dan sulit untuk kembali fokus kepada apa yang sedang dikerjakan sebelumnya. Apalagi kalau sampai belasan atau puluhan kali. Contoh gampang nih: Sebut A – J secepat mungkin, kemudian lakukan yang sama untuk 1 – 10. Cepat dan mudah? Sekarang kombinasikan A1, B2, C3 sampai J10. Jauh banget kan bedanya?

 

  1. Pecah waktu: Beberapa pekerjaan memiliki banyak kesamaan yang bisa dikerjakan berbarengan, misalkan sesi perencanaan, brainstorming, dan balas chat serta email. Kalau bisa Anda kelompokkan dalam beberapa blok waktu, pekerjaan Anda akan lebih ringan. Ini tips wajib, jadi harus konsisten ya!

 

  1. Istirahat: Yap, istirahat itu bukan hanya enak tapi juga bikin Anda lebih produktif. Begini, rasanya tidak ada yang mampu kerja 8 jam non-stop (kecuali bohong). Selain itu bukan kebiasaan yang bisa dipertahankan, beban mentalnya juga terlalu berat. Selipkan waktu istirahat untuk menyegarkan diri. Seberapa sering? Ini Anda harus cari tahu sendiri karena tiap orang berbeda-beda, tapi patokannya maksimal setelah 3 jam kerja.

 

  1. Ahli strategi: Kalau sudah punya goals, biasakan untuk menuliskan rencananya. Paling bagus membuat jadwal untuk esok hari di malam sebelumnya. Jadi ketika bangun pagi, gak perlu mikir lagi mau ngapain.

 

  1. Manfaatkan teknologi: Banyak banget aplikasi bagus buat bikin jadwal otomatis, alarm, catatan dan sebagainya. Berikut rekomendasi kami: Business Calendar 2, OneNote, OneDrive, dan Blip Blip.

 

Sebagus-bagusnya rencana Anda, tidak selalu akan berjalan mulus. Apalagi untuk yang belum biasa, ada banyak hal yang harus dicaritahu sendiri seperti berapa lama suatu pekerjaan dapat diselesaikan dan waktu yang paling pas untuk Anda kerjakan. Ini gak bisa ditanya ke orang lain, hanya Anda yang tahu.

Tapi Anda tetap akan merasakan perbedaannya antara tanpa perencanaan dan dengan perencanaan walaupun belum matang. Kalau sudah cekatan, Anda mau jadi CEO juga bisa!