“Memangnya kalau internetnya cepat mau dipakai buat apa?” tulis seorang mantan menteri di negara tercinta ini di Twitter. Pertanyaan rada absurd ini kami ubah sedikit : “Memangnya kalau duitnya banyak mau dipakai buat apa?”

  • Rumah mewah di Jaksel
  • Tesla Model X
  • Jam tangan Audemars Piguet
  • Nongkrong di kafe tiap hari

Hidup pasti jadi menyenangkan jika duitnya banyak dan bisa memiliki itu semua. Tapi kalau motivasinya itu doang, rasanya bakal nyerah di tengah jalan. Coba jawab seperti kaum intelek dan rada filosofis, kenapa harus punya itu?

Terus Anda bingung kenapa duit selalu habis di tanggal tua? Padahal sudah rajin nabung. Gaji masih terlalu kecil? Atau terlalu boros? Bisa jadi sih…

Berdasarkan pengalaman kami dengan klien-klien, kami bisa menebak kalau Anda menggunakan uang untuk menutup kekosongan di hati. Bukannya ketutup, malah dompet ikutan bolong. Kan kasihan dompet gak salah apa-apa…

Kami pernah menulis di artikel lain mengenai kekosongan hati, tapi mari masuk ke area yang praktis dulu di sini.

Terkadang, kesibukan kita mengonsumsi banyak hal membuat kita gak memiliki waktu untuk menghargai dan mensyukuri apa yang telah kita miliki, hal-hal gratis yang bisa bikin kita senang. Dengan budget yang lebih kecil kita sudah bisa merasa bahagia yang sama loh.

Karena itu, untuk hal ini sangat penting memaksakan kehendak Anda dengan menetapkan batas angka. Berapa yang boleh dikonsumsi sebulan, seminggu, dan sehari. Berapa angka yang cukup untuk Anda saat ini, dengan pemasukan seperti sekarang dan tahapan hidup sekarang. Kalau gak dipaksa seperti itu Anda bakal boncos terus, gak pernah puas…

Ketika duit sudah banyak dan sudah bosan dengan segala kenikmatannya, Anda akan menyadari bahwa hidup itu butuh tantangan lebih. Suatu tantangan yang harusnya dikejar, bahkan sebelum kaya raya:

  • Ilmu dan perilaku: Buku, seminar, workshop, dan lainnya yang selalu menstimulasi otak dan jiwa. Tapi stimulasinya jangan terlalu intens ya. Kalau gak kuat, kita gak nanggung…
  • Jasmani: Rasanya sia-sia punya badan kalau gak dibentuk. Para filsuf zaman dulu seperti Aristoteles aja badannya keren-keren loh. Banyak mikir, banyak olahraga juga.
  • Berbagi: Ini hobi mulia yang dimiliki beberapa orang sukses yang mau membagikan ilmunya yang sudah teruji. Gak cuma ilmu, berdonasi uang atau tenaga juga memberikan kebahagiaan.

Jujur, punya banyak uang itu enak! Tapi kenapa cuma berhenti di uang doang?

Kalau Anda merasa keuangan adalah masalah terbesar dan paling utama Anda, kami bisa memilihkan Spirit Khodam dan Amulet apa yang paling cocok agar Anda mencapai tujuan paling cepat. Konsultasikan dulu keadaan Anda saat ini. Gratis kok konsultasinya, dan Anda bisa memahami apa yang Anda hadapi secara spiritual. Privasi dijamin aman. Tekan logo WA di bawah ini untuk memulai sekarang.

.