Apa tujuan Anda mencintai pasangan Anda? Sudah pasti agar bahagia dan dapat berkembang bersama. Tapi kalau hubungan Anda berubah menjadi toxic relationship, bagaimana dong?

Toxic relationship itu hanya bisa terjadi ketika Anda sudah cinta. Karena cinta itu, Anda menjadi sulit rasional bahkan ketika Anda sudah menyadarinya.

Contohnya, dilarang berteman dengan orang lain dianggap karena sayang. Gak berani keluar rumah untuk bertemu teman karena ditakut-takuti oleh pasangannya kalau dia bakal meninggalkannya dan Anda memakluminya…

Apapun keburukan yang pasangan Anda lakukan, Anda selalu berharap pasangan Anda akan berubah menjadi lebih baik.

Ada banyak tanda yang menjadikan sebuah hubungan itu toxic, tapi setidaknya pasti ada dari ciri-ciri di bawah ini:

  1. Tidak ada dorongan positif atau membangun dari pasangan
  2. Anda terpaksa mengikuti kemauan pasangan karena takut ancamannya
  3. Taktik “selalu benar” dan “selalu salah” sering digunakan
  4. Pasangan yang terlalu mengontrol kebebasan Anda
  5. Anda merasa dimanipulasi seakan-akan selalu yang salah
  6. Pasangan cemburu secara berlebihan
  7. Tidak cukup waktu untuk mengurus diri Anda sendiri
  8. Pasangan menyerang secara fisik atau verbal yang intens seperti makian

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang setara posisinya, saling berjuang satu sama lain dan mendukung. Kalau hanya Anda yang berjuang terus, gak fair dong?

Keluar dari hubungan seperti itu tidak gampang, ada yang sampai bertahun-tahun. Jika dibiarkan saja, kondisi Anda hanya akan memburuk. Time won’t heal. Maka dari itu, lebih cepat diberi tindakan, lebih baik.

Jika Anda ingin keluar dari toxic relationship secepatnya tanpa menimbulkan masalah baru, kami dapat membantu Anda dengan ‘cara’ kami yang sudah terbukti puluhan tahun aman.

Bukan hanya itu, Anda juga akan terhindar dari toxic relationship sejak awal di masa depan. Klik tombol Whatsapp di bawah ini.