Farah adalah seorang manager di sebuah perusahaan periklanan di Jakarta. Karirnya cukup gemilang, ditambah penghasilan yang double digit. Bagi orang biasa, keluar atau pindah pekerjaan dari sana dinilai gak masuk akal. Berhubung Farah bukan orang biasa, dia keluar. Alasannya? Dia mau mengikuti passion-nya menjadi seorang instruktur yoga.

Selama ini dia memang hobi yoga. Hampir setiap pagi Farah melakukannya di gym dekat rumahnya. Hasilnya selalu memuaskan dan membuatnya jatuh cinta dengan yoga. Dia ingin semua orang bisa merasakan apa yang dia rasakan dan berharap itu bisa mengubah hidup banyak orang menjadi lebih baik. Tapi pengalaman dia sekadar itu saja, sebagai penikmat.

Sesaat sesudah mundur dari pekerjaannya, dia mengambil pelatihan menjadi instruktur yoga dan mendapatkan sertifikat resmi. Mulailah dia membangun website, menawarkan jasanya lewat sosmed, mengajak teman dan keluarganya. Bulan pertama ada 6 orang. Bulan kedua berkurang jadi 4 orang. Bulan ketiga berkurang lagi menjadi 3. Pemasukan yang dia terima masih jauh dari gajinya yang dulu. Farah mulai kesusahan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Akhirnya dia beralih target pasar dari orang dewasa ke anak kecil, dengan pemikiran bahwa belum banyak yang melayani segmen pasar tersebut. Dia menawarkan jasanya ke sekolah-sekolah di sekitar rumahnya. Dan setelah beberapa bulan, hasilnya nihil. Dia menyerah setelah gak bisa berhasil di bidang itu. Beberapa bulan kemudian, dia berhutang pada teman-temannya hanya untuk bertahan hidup.

Terinspirasi dari kisah nyata, disadur dari buku So Good They Can’t Ignore You, Newport.

Kenapa dia bisa gagal dengan passion-nya, padahal sudah kerja keras? Karena dia gak memahami pasarnya dan bagaimana caranya bisa sukses di industri itu. Yang dia ikuti adalah kata hati yang belum punya pengalaman relevan.

Berpindah industri itu hal normal. Banyak perusahaan besar juga yang berpindah ke bidang yang sama sekali baru, seperti Kodak dari film fotografi ke kimia. Perbedaannya adalah pengetahuan yang Anda punya. Apakah sudah cukup aman untuk berpindah 100% dan meninggalkan penghasilan yang sudah bisa menghidupi?

Kalau Anda berpikir untuk keluar dari pekerjaan saat ini dan nyebur ke passion tanpa persiapan, Anda seperti melompat ke tengah lautan dan gak bisa berenang. Bukannya secara ajaib bisa berenang (kayak di film-film), secara realita Anda akan tenggelam.

Kalau Anda mau mengikuti passion, berikan transisi yang mulus. Seperti mempelajari dulu pasarnya, celahnya, peluangnya, apa yang harus dihindari, apa opini dan pengalaman dari orang-orang yang sudah sukses, dan sebagainya. Jadi sudah gak buta. Lebih bagus lagi, jika ada yang membimbing Anda.

Inget loh, passion tetap ada rasa bosannya. Ada tantangan yang harus dihadapi. Gak mungkin berjalan mulus, apalagi di-skip bertahun-tahun seperti di film-film inspiratif.

Dan pertanyaan lainnya: Seberapa yakin kalau itu adalah passion Anda? Terutama jika Anda masih berusia muda dan belum banyak pengalaman, sebaiknya luangkan waktu untuk mencoba banyak hal dulu selagi masih punya banyak waktu. Jangan terlalu terpaku pada satu hal dan langsung menolak pada semua hal lain yang ditawarkan, karena Anda jadi sulit berkembang.

Kami mengakui bahwa mereka yang mengikuti passion-nya memiliki alasan yang berbeda-beda:

  1. Bosan dengan pekerjaan saat ini
  2. Ingin tantangan
  3. Keuangan sudah mapan. Mau menjalani apa yang disukai
  4. Berkomitmen menjadi yang terbaik di bidangnya

Kalau alasan Anda adalah no. 4, sebetulnya ada alternatif yang lebih baik lagi, yaitu menggabungkan 2 – 3 disiplin yang berbeda. Itu lebih keren dan peluang Anda lebih besar. Misal robotik dengan anatomi hewan, manajemen dengan nutrisi, atau olahraga dengan matematika. Gak banyak loh yang menguasai 2 bidang dan bisa mengombinasikannya.

Jika persiapan Anda sudah matang untuk terjun ke bidang yang baru tapi masih ada keraguan, itu wajar. Kebanyakan dari klien kami juga seperti itu. Mereka berkonsultasi dengan kami apakah bidang yang ingin mereka masuki itu cocok atau tidak. Hasilnya banyak yang sukses, banyak juga yang terhindar dari kegagalan. Klik logo WA di bawah untuk memulainya sekarang.

.